SOPPENG — Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan pentingnya peran aktif Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus membangun komunikasi yang kuat dengan warga di wilayah binaannya.
Penegasan tersebut disampaikan saat Kapolres memberikan arahan dan evaluasi kepada jajaran Bhabinkamtibmas melalui kegiatan Analisis dan Evaluasi (Anev) yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Polres Soppeng, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 Wita itu dihadiri Kabag SDM Polres Soppeng Kompol Sulaeman Abu, S.H., M.H., Kasat Binmas Iptu Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., para Kapolsek dan Kapospol jajaran, serta seluruh personel Bhabinkamtibmas.
Dalam arahannya, AKBP Hari Budiyanto menekankan bahwa keberadaan Bhabinkamtibmas harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui kegiatan pembinaan yang aktif, berkelanjutan, dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
Menurutnya, keterbatasan wilayah tugas tidak boleh menjadi alasan berkurangnya intensitas pembinaan. Personel yang membawahi lebih dari satu desa tetap dituntut mampu mengatur tugas secara efektif, termasuk memastikan setiap kegiatan di lapangan terdokumentasi dan dilaporkan dengan baik.
“Bhabinkamtibmas merupakan personel yang berada paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, kehadirannya harus memberikan manfaat dan mampu membaca perkembangan situasi di wilayah binaannya sejak dini,” ujar AKBP Hari Budiyanto.
Dukung Ketahanan Pangan dan Perkuat Sinergi Tiga Pilar
Kapolres juga mengarahkan Bhabinkamtibmas agar mengambil bagian dalam mendukung program ketahanan pangan, termasuk rencana pembukaan lahan yang akan melibatkan tiga pilar Kamtibmas, yakni kepala desa atau lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Setiap rencana kegiatan di lapangan, kata Kapolres, harus diawali dengan koordinasi dan pendataan yang jelas. Hal tersebut penting agar pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai ketentuan serta tetap memperhatikan kondisi masyarakat dan lingkungan.
Selain itu, Bhabinkamtibmas diminta meningkatkan pemantauan terhadap berbagai aktivitas masyarakat di wilayah masing-masing, termasuk potensi terjadinya pembakaran lahan.
“Setiap perkembangan di wilayah harus diketahui dan dilaporkan secara cepat. Apabila ditemukan aktivitas pembakaran lahan, lakukan pendataan dan segera laporkan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Penguatan koordinasi tiga pilar juga menjadi perhatian dalam arahan tersebut. Pemerintah desa atau kelurahan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas diharapkan mampu membangun respons bersama dalam menangani berbagai persoalan maupun kebutuhan masyarakat.
Dorong Solusi Kebutuhan Air Bersih
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres mendorong jajaran untuk mengembangkan berbagai langkah positif yang telah dilakukan di wilayah Sek Liliriaja dan Marioriawa, khususnya pembangunan sumur bor sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan air bersih masyarakat.
Menurutnya, potensi yang ada di setiap wilayah harus mampu dimanfaatkan untuk membantu masyarakat.
“Setiap potensi yang ada di wilayah harus dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat. Kita tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan, tetapi juga harus mampu melihat kebutuhan masyarakat dan membangun solusi bersama,” kata AKBP Hari Budiyanto.
Administrasi dan Pelaporan Jadi Bagian Evaluasi
Pada aspek administrasi, Kapolres meminta pelaporan kegiatan Bhabinkamtibmas terus diperkuat melalui aplikasi BOS V2 maupun Google Form.
Pelaporan tersebut diharapkan tidak hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi juga menjadi dokumentasi pelaksanaan tugas yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pimpinan.
“Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, bangun komunikasi dengan masyarakat, dan laporkan setiap kegiatan secara tertib. Apa yang dikerjakan di lapangan harus dapat dipertanggungjawabkan dan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan,” pungkasnya.
Kegiatan Anev dan arahan Kapolres Soppeng tersebut berakhir sekitar pukul 10.30 Wita dalam keadaan tertib dan menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian dalam membangun komunikasi, pembinaan, serta pemeliharaan Kamtibmas di tengah masyarakat.

0 Komentar